Jumat, 01 Januari 2010

Apa HAM itu?
Ketika membuka pelajaran tentang Hak Asasi Manusia
(HAM), Bu Nuraini membagi anak-anak menjadi tiga kelompok.
Setiap kelompok diberi satu cerita yang harus dibaca dan
dipahami maknanya.
Taufan dan kawan-kawannya mendapatkan cerita pertama
yang berjudul Kaspar Hauser. Lina dan anggota kelompoknya
mendapatkan cerita kedua yang berjudul Kemala Anak
Serigala, sedangkan kelompok Sumantri mendapatkan kasus
ketiga yang berjudul Anna.
Inilah tiga cerita yang harus mereka baca itu (Sumber:
Society An Introductory Analysis, Mac Iver & Charles H. Page,
McMilan and Co,1961).
a. Kaspar Hauser
Pada tahun 1928, Kaspar Hauser
ditemukan oleh orang-orang di
Nurenberg (Jerman). Ketika itu ia
berumur 17 tahun. Kaspar tidak dapat
berjalan seperti manusia biasa. Bila
berbicara, ia bersungut-sungut seperti
binatang dan pikirannya seperti anakanak.
Sebenarnya ia merupakan orang
yang menjadi korban pergolakan politik
pada masa itu. Sejak bayi sampai
berumur enam belas tahun ia disekap
di rumah dan tidak pernah
berkomunikasi dengan orang lain
secara wajar. Ketika meninggal,
didapati ternyata otaknya tidak normal.